Bagaimana pun baiknya kita berlaku baik, memang akan ada orang yang merasa bahwa kita tidak cukup baik baginya

Sabtu, 19 April 2014

Rusaknya Moral Anak Bangsa

Rusaknya Moral Anak Bangsa


Catatan ke : 01

Pernah dengar berita yang tengah heboh di salah satu situs jejaring social. Dimana terjadi konflik disatisiun kereta antara antara seorang remaja dan ibu yang sedang hamil. Waah beritanya seru nih, dimana keduanya itu sama tidak mau mengalah. Si remaja tadi gak pengen tempat duduknya d serahkan pada ibu-ibu hamil tadi karena dia sudah datang lebih awal biar kebagian tempat duduk. Tiba-tiba datang tuh ibu-ibu hamil tersebut, dan minta untuk gentian duduknya, akan tetapi si remaja tadi gak mau karena dia udah datang lebih awal ya untuk bela-belain supaya kebagian tempat duduk. Akhirna terjadilah perseteruan disana. Si remaja nya yang keras kepala, padahal masih muda tapi gak mau mengalah sama ibu-ibu hamil tadi. Kalau di pikir-pikir kasihan kan si ibu hamilnya, (bagi yang punya pikiran aja J).. mungkin si remaja tadi belum pernah ngerasain gimana rasanya ketika hamil. Bahkan orang-orang disekitar situ juga pada nyumpahin remaja tadi katanya biar madul lah apalah.. huh segalanya macam makian. Ane juga miris dengernya.

Mungkin beritanya udah agak basi juga sih, soalnya ane baru dapat berita kaya gitu sekarang-sekarang ini, mumpung lagi gak ada kerjaan ya udah ane posting aja. Itu hanya salah satu contoh dari banyaknya peristiwa rusaknya moral anak bangsa.

Detik-detik menjelang kehancuran negeri ini. Itulah yang tergambarkan dalam benak ane saat ini. Diamana generasi-generasi muda negeri ini sudah kehilangan jati diri mereka. Padahal negeri ini begitu menjunjung tinggi moralitas.


Salah siapa?
Rusaknya moral generasi muda negeri ini tidak lain yang harus di persalahkan pertama kali adalah orang tua mereka. Dimana peran orang tua dalam mendidik anak-anaknya? Apa mereka bangga melihat putra-putri mereka yang seperti itu? dimana sex bebas sudah menjadi budaya di kalangan kaum remaja. Aurat sudah biasa di pertontonlan di depan umum, tak punya rasa malu sama sekali. Tawuran antar pelajar yang merajalela. Disinilah dimana peran orang tua sebagai seorang pendidik dan pengasuh anak-anaknya di petanyakan. Kemanakah mereka? membiarkan anaknya melakukan hal-hal yang sudah diluar batas-batas norma dan agama.

Orang tua punya peranan penting dalam mendidik anak-anak mereka, kurangnya perhatian dari orang tua membuat remaja saat ini merasa bebas untuk berbuat apa saja yang mereka inginkan. Tanpa memikirkan sebab dan akibatnya. Mereka tak peduli apa yang akan terjadi nantinya, yang mereka tahu hanyalah mereka bisa bertindak sesuai kehendak mereka. Tahu kan lagunya H. rhoma irama yang judul nya darah muda? Disitu jelas banget menggambarkan tentang perilaku para remaja. Memang benar, remaja itu tidak pernah berfikir dua kali sebelum bertindak, dan mereka tidak pernah peduli akibatnya bakal seperti apa.

Akhir kata, semoga bangsa Indonesia dan para penerusnya bisa menemukan kembali jati diri mereka, dimana Indonesia adalah negeri yang menjunjung tinggi moralitas. Para remaja juga bisa menyadari peran mereka untuk kelanjutan bangsa ini. Remaja adalah calon-calon penerus bangsa. Seperti apa Indonesia kedepan, bisa dilihat dari generasi-generasi muda nya saat ini.



Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar