Membaca Tanpa Menulis
CATATAN SEORANG IKHWAN
Tulisan ke-001
Oleh:
Yusuf Khaerul Ikhwan
Tak
cukup rasanya jika terus membaca dan membaca tanpa di akhirkan dengan menulis. Sungguh
apa yang kita dapatkan dari membaca akan terasa hampa jika tak dituangkan lagi
kedalam tulisan. Ilmu atau informasi akan bermanfaat untuk orang lain juga jika
kita mau menuliskannya kembali informasi apa yang telah kita dapatkan dari
hasil membaca. Akan menjadi sia-sia jika kita hanya menyimpannya didalam otak
kita, ilmu itu akan selalu ada dibenak kita jika kita selalu mengajarkannya
kepada orang lain.
Menurut
saya, banyak para pembaca yang hanya mampu menyerap informasi yang mereka baca
untuk diri mereka sendiri. Dan hal inilah yang membuat mereka sulit untuk
menuangkannya kembali kedalam bentuk tulisan. Menulis itu bukan perkara yang
mudah yang asal jadi. Butuh proses dan pemikiran yang tepat untuk menjadi
sebuah tulisan. Butuh penelitian dan keabsahannya agar tulisan bisa benar-benar
bermanfaat bagi orang lain.
Menjadi
seorang penulis professional tidak langsung jadi begitu saja. Butuh proses dan
latihan yang berkesinambungan agar kita mampu menulis dengan baik. Seperti halnya
kita berbahasa. Awalnya kita tidak tahu aturan-aturan dalam berbahasa
(grammar-pen), yang penting asalkan orang mengerti apa yang kita ucapkan, namun karena seringnya kita berlatih akhirnya
kita tahu cara berbahasa yang baik dan sopan.
______________
Salam, penulis pemula,-